Asal Mula Lagu Ondel-ondel

Ondel-ondel di Kota Tua Jakarta, Minggu (17/4/16), Foto Dok Pribadi J.Krisnomo.

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar lagu Ondel-ondel? Tahukah kamu lebih dulu mana, antara Ondel-ondel dengan lagu Ondel-ondel?

Tahukah kamu jika Ondel-ondel, awalnya diciptakan sebagai penolak bala (penolak bahaya). Dapat dilihat dari wajah ondel-ondel yang dibuat berwarna merah dan memiliki taring sehingga terlihat menyeramkan. Dahulu namanya belum Ondel-ondel, tetapi diberi nama barongan. Namun, saat ini ondel-ondel menjadi hiasan di acara adat Betawi dan dijadikan sebagai hiburan.

Ondel-ondel sebagai hiburan digerakkan seperti seolah-olah sedang menari diiringi musik. Pada masa pemerintahan Gubernur Ali Sadikin, ondel-ondel ditetapkan sebagai simbol Kota Jakarta. Ondel-ondel juga menjadi inspirasi bagi pencipta lagu yang bernama Djoko Subagjo. Lagu “Ondel-Ondel” diciptakan oleh Djoko Subagjo pada tahun 1970 dan dinyanyikan untuk pertama kali oleh seniman Betawi yang bernama Benyamin Sueb. Sejak saat itu, lagu “Ondel-Ondel”menjadi populer dan menjadi salah satu lagu khas daerah Jakarta.

Berikut ini lirik lagu ondel-ondel

Nyok kite nonton ondel-ondel, (nyok!)
Nyok kite ngarak ondel-ondel, (nyok!)
Ondel-ondel ade anaknye, (woi!)
Anaknya ngigel ter-iteran, (oi!)

Mak, Bapak ondel-ondel ngibing, (ser!)
Ngarak penganten di sunatin, (serr!)
Goyangnye asik ndut-ndutan, (ndut!)
Nyang ngibing igel-igelan, (gel!)

Plak dung plak dung plang, gendang nyaring di tepak
Yang ngiringin mandek, pada surak-surak
Tangan iseng jailin, kepale anak ondel-ondel
Taroin puntungan, rambut kebakaran

Anak ondel-ondel jejingkrakan, (krak!)
Kepalenye nyale berkobaran, (ngebul!)
Yang ngarak pade kebingungan, (ngung!)
Disiramin air comberan, (byur!)

Plak dung…

Lagu “Ondel-Ondel” menceritakan keunikan boneka khas Jakarta, sekaligus mengajak pendengar untuk menonton kesenian ondel-ondel. Lagu “Ondel-Ondel” dinyanyikan dengan suasana yang ceria. Lagu”Ondel-Ondel” biasanya dinyanyikan pada pesta rakyat Betawi, seperti sunatan, pernikahan adat Betawi, atau acara ulang tahun Kota Jakarta.

Pada tahun 2017, lagu “Ondel-Ondel” digunakan untuk mengiringi tari massal ondel-ondel Betawi dalam kirab kebangsaan memperingati hari Pahlawan di lapangan Monas. Hal tersebut merupakan upaya pemerintah dalam melestarikan lagu “Ondel-Ondel” sebagai budaya daerah Jakarta.

Jadi, ternyata lebih dahulu ondel-ondel daripada lagu ondel-ondel. Jangan biarkan ondel-ondel dikenal sebagai pengamen yang keliling jalan-jalan di-iringi musik dari kaset yang biasanya, suaranya memekakkan telinga. Mari kita hargai dan lestarikan budaya daerah. Kalau bukan kita yang mencintai budaya daerah, siapa lagi?

2 thoughts on “Asal Mula Lagu Ondel-ondel”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *